Tradisi Mudik

29 09 2010

Belum genap satu bulan kemarin kita melakukan tradisi/budaya asli asal Indonesia  yang puncaknya cuma ada satu kali setiap tahunnya, yaitu tradisi mudik pada saat hari raya Idul Fitri. Dalam benak pikiran saya mulai bertanya-tanya, Kapan dimulainya dan dari mana asal muasal tradisi tersebut ???

Berikut keterangan yang saya dapat dari hasil surfing di internet.

Berdasarkan penelusuran sejarah mudik merupakan kebiasaan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala (prasejarah). Menelusuri sejarah manusia Indonesia yang merupakan keturunan Melanesia yang berasal dari yunani, China. Nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu kala dikenal sebagai bangsa pengembara. Mereka mengembara ke seluruh daerah untuk mencari sumber penghidupan. Setelah menemukan tempat yang cocok untuk mengembangkan pertanian maupun peternakan maka mereka akan menetap di daerah tersebut.

Seperti layaknya manusia yang memiliki kerinduan terhadap sanak saudara. Manusia pra sejarah juga memiliki momentum tertentu untuk kembali ke daerah asalnya. Kegiatan seperti ritual penyembahan terhadap arwah nenek moyang menjadi alasan mereka kembali ke tanah leluhur mereka. Pada bulan-bulan tertentu yang dianggap baik, mereka berbondong-bondong meninggalkan rumah untuk kembali ke tanah asalnya. Karena saat itu agama belum berkembang, animisme dan dinamisme menjadi latar belakang kegiatan mudik.

Perlahan budaya mudik pun mulai berubah motifnya. Pada era kerajaan majapahit kegiatan mudik menjadi tradisi besar yang dilakukan oleh warga kerajaan. Setiap tahun masyarakat beramai-ramai dari seluruh negeri (Filipina, Malaysia, Thailand, Brunei, dll) yang pada saat itu berada dalam wilayah kerajaan majapahit menuju ke pulau Jawa. Pulau Jawa sebagai pusat pemerintahan saat itu menjadi tujuan utama pemudik.

Semenjak masuknya islam ke Indonesia mudik juga mengalami perubahan. Mudik yang berasal dari kata udik yang artinya kampung dan beralih bahasa dengan penambahan “m” berarti kembali ke kampung. Perubahan yang ada yaitu perubahan motif, momentum hari raya iedul fitri menjadi alasan mudik. Mudik adalah sarana untuk berkumpul bersama keluarga serta silaturahmi dengan kawan serta kerabat. Karena orang yang rajin bersilaturahmi akan dimudahkan rizkinya oleh Allah SWT serta dimudahkan urusannya (http://aamboyz.blogspot.com/2010/09/sejarah-adanya-mudik-di-indonesia.html )

Dari keterangan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa tradisi mudik memang sudak ada sejak zaman nenek moyang kita dan masih tetap ada sampai sekarang, hanya saja nilai-nilanya yang berbeda. Saat ini mudik dimanfaatkan oleh umat Islam untuk bersilaturrahmi.

Mungkin dahulu kala orang mudik dengan hanya dengan berjalan kaki. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, sekarang lebih banyak alat transportasi yang digunakan untuk mudik. Berikut adalah foto-foto menarik saat mudik.

Mudik dengan kereta api (Tapi di dalam lho naeknya, jangan kayak gini)

Nah, kayak gini nih mudik yang aman.

Mudik dengan pesawat terbang (Tapi jangan naek diatap gini donk)

Waw, ini nih mudik yang paling asyik, Cihuy… Asoy…

Sekian dulu postingan dari saya, semoga bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin….


Actions

Information

3 responses

29 09 2010
Aing

Wow, Ayo mudik. Ane pilih yang naek motor tuh :d

29 09 2010
Bill Gate

Woi, Mudik gag loe ?

5 11 2010
tommy manubelu

Test….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: